Inflasi, pengangguran dan ketimpangan neraca pembayaran

Posted: October 1, 2009 in Uncategorized

INFLASI

Inflasi adalah suatu keadaan di mana harga barang-barang secara umum mengalami kenaikan dan berlangsung dalam waktu yang lama terus-menerus. Maka bila di masyarakat terjadi kenaikan harga satu atau beberapa barang secara sementara, maka hal itu tidak dapat digolongkan sebagai inflasi.  Harga barang yang ada mengalami kenaikan nilai dari waktu-waktu sebelumnya dan berlaku di mana-mana dan dalam kurun waktu yang cukup lama. Inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan pangan saat ini berawal dari tidak terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang  dinilai masyarakat akibat kesalahan kebijakan pemerintah. Inflasi berakibat pada :

  • harga barang-barang yang melambung tinggi dan pengangguran
  • naiknya upah dari pekerja/gaji pegawai

PENGANGURAN

Pengangguran adalah orang-orang yang termasuk dalam angkatan kerja yang masih dalam proses mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Menurut Badan Pusat Statistik pada tahun 2008, pengangguran di indonesia mencapai 9,39 juta orang. Pemerintah menganjurkan agar masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan, namun berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan dengan keahlian masing-masing agar tidak tercipta semakin banyaknya pengangguran di negara ini. Negara kita adalah negara yang kaya akan SDA sehingga akan lebih mempermudah bagi masyarakat untuk menciptakan pekerjaan. Namun semua itu terasa sia-sia karena ada kendala yaitu kurang adanya dukungan dari kualitas SDM.

Kebanyakan SDM yang tersedia tidak memiliki keahlian yang cukup untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan mengembangkan ilmu dan teknologi yang sekarang ini justru semakin maju dan modern. Jadi terdapat adanya ketimpangan antara keahlian yang dimilki dengan kemajuan teknologi. Mereka yang kurang pengetahuan dan keahlian akan segera terlempar dari pekerjaannya dan akan digantikan dengan tenaga kerja yang lebih berpengalaman. Hal itu yang menyebabkan semakin banyaknya pengangguran di Indonesia. Padahal tiap tahun sekolah dan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri meluluskan ribuan siswa dan mahasiswa, sedangkan lapangan pekerjaan belum tentu bertambah. Kalaupun bertambah juga masih belum bisa mengimbangi jumlah angkatan kerja yang tersedia. Diharapkan agar pada generasi selanjutnya bisa lebih mengembangkan teknologi dan bisa lebih memanfaatkan SDA yang tersedia sehingga pengangguran bisa ditekan menjadi sekecil mungkin.

KETIMPANGAN NERACA PEMBAYARAN

Neraca pembayaran adalah catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang meliputi perdagangan, keuangan dan moneter antara penduduk dalam negeri dengan penduduk luar negeri selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun.
neraca pembayaran adalah neraca yang memuat segala ikhtisar dari segala transaksi yang terjadi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun. Transaksi yang terjadi menyangkut barang-barang dan jasa, dalam bentuk ekspor maupun impor, transaksi finansial seperti pemberian atau penerimaan kredit kepada atau dari negara lain, penanaman modal di luar negeri dan transaksi-transaksi seperti pembayaran transfer dari orang-orang yang tinggal di luar negeri dan bantuan luar negeri.
Bila jumlah pembayaran ke luar negeri tidak sama dengan jumlah penerimaan yang diperoleh dari luar negeri, selisihnya dapat berupa surplus atau defisit pada neraca pembayaran. Ketidakseimbangan dalam neraca pembayaran dapat menjadi masalah jika ketidakseimbangan cukup besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s