Pertumbuhan Penduduk

Posted: October 7, 2009 in Uncategorized
PERTUMBUHAN PENDUDUK

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk (pertambahan atau penurunan) di suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu dibandingkan waktu sebelumnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu :

  • kelahiran (natalitas)
  • kematian (mortalitas)
  • perpindahan penduduk (migrasi).

Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami. Untuk menghitung pertambahan penduduk digunakan rumus:

P = (L-M) + (I – E)

Ket : P = Pertambahan penduduk

L = Jumlah kelahiran (natalitas) dalam 1 tahun

M = Jumlah kematian (mortalitas) dalam 1 tahun

I = Jumlah penduduk yang masuk (imigrasi)

E = Jumlah penduduk yang keluar (emigrasi)

Indikator tingkat pertumbuhan penduduk sangat berguna untuk memprediksi jumlah penduduk di suatu wilayah atau negara dimasa yang akan datang. Dengan diketahuinya jumlah penduduk yang akan datang, diketahui pula kebutuhan dasar penduduk tersebut, tidak hanya di bidang sosial dan ekonomi tetapi juga di bidang politik misalnya mengenai jumlah pemilih untuk pemilu yang akan datang.

Tetapi prediksi jumlah penduduk dengan cara seperti ini belum dapat menunjukkan karakteristik penduduk dimasa yang akan datang. Negara Indonesia ini dikenal dengan negara yang padat penduduk, terutama di daerah jawa. Hal tersebut di karenakan ibu kota negara Indonesia berkedudukan di Jakarta. Sehingga di daerah tersebut menjadi tempat pilihan para pelancong dari semua daerah di negara ini. Selain itu juga memang kegiatan ekonomi berlangsung di sekitar pulau Jawa, banyak lapangan pekerjaan yang dapat ditemukan di berbagai daerah di pulau tersebut.

Sampai saat ini laju pertumbuhan penduduk Indonesia masih tinggi, yang diperkirakan rata-rata tiap tahun mencapai 2,6 juta jiwa, maka pemerintah mencanangkan program KB (keluarga berencana) untuk mengendalikan tingginya laju pertumbuhan tersebut.Jika penurunan laju pertumbuhan penduduk bisa tercapai, berarti negara bisa menghemat triliunan rupiah untuk biaya pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Selain itu, dengan jumlah kelahiran yang terkendali, target untuk meningkatkan pendidikan, kesehatan ibu dan anak, pengurangan angka kemiskinan, dan peningkatan pendapatan per kapita dapat lebih mudah direalisasikan. Namun dalam kenyataannya masih banyak penduduk yang mempercayai pepatah yang mengatakan bahwa “banyak anak banyak rezki”.

PERTAMBAHAN KAPASITAS PRODUKSI

Proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian tak pernah terlepas dari pertumbuhan ekonomi suatu negara. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk.

Jika pembangunan ekonomi tercapai maka kenaikan akan kapasits produksi juga akan terjadi. Kemakmuran rakyat akan menimbulkan keinginan masyarakatnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang semakin tak terbatas. Sehingga produksi akan barang dan jasa akan meningkat dengan adanya permintaan yang meningkat pula.

KETERSEDIAAN DANA INVESTASI

Dalam perekonomian di negara ini untuk meningkatkan investasi yang menjadi kendalanya bukanlah ketersediaan dana investasi yang kurang mencukupi, karena pada kenyataannya dana dari pihak ketiga yang dihitung perbankkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan investasi tersebut. Namun yang menjadi kendala adalah bagaimana mengalokasikan dana dari pihak ketiga yang telah terhimpun tersebut. Terdapat 3 faktor yang mempengaruhi pengalokasian dana perbankkan yaitu :

  1. Faktor dasar seperti pengembalian investasi, tingkat resiko, kepastian perpajakan dan tingkat likuiditas yang menentukanm pilihan dalam menentukan investasi.
  2. Terdapat kesenjangan dan deregulasi dan liberalisasi antara sektor finansial dan riil
  3. Adanya mismatch antara jangka waktu kredit perbankan dengan jangka waktu investasi di sektor riil, khususnya bidang infrastruktur.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s