TRUE OR FALSE

Posted: November 19, 2009 in Uncategorized

6) The lower the marginal propensity to consume, the larger is the multiplier (false)

Hal tersebut dikarenakan multiplier (pengganda) adalah besarnya kelipatan perubahan output akibat perubahan satu unit pengeluaran. Jadi kecenderungan konsumsi marginal akan semakin rendah jika semakin rendah pula tingkat multiplier-nya, dan begitu juga sebaliknya, konsumsi marginal akan meningkat apabila angka multiplier-nya meningkat.

KECENDERUNGAN KONSUMSI MARGINAL DAN PENGGANDA

Angka pengganda adalah ratio antara perubahan pendapatan nasional an output terhadap perubahan tingkat fungsi pengeluaran. Konseps pengganda pertama kali diperkenalkan ke dalam teori ekonomi oleh Mr. RF. Kahn dalam artikelnya tentang “Hubungan Dalam Investasi dan Penganguran” (Economic Journal, Juni 1931).

Argumennya dalam artikel ini tergantung pada gagasan fundamental bahwa, jika kecenderungan mengkonsumsi dalam berbagai situasi hipotetis adalah (bersama dengan kondisi tertententu lainnya) yang diambil seperti yang diberikan dan memhami moneter atau otoritas public lainnya untuk mengambil langkah-langkah untuk merangsang atau menghambat investasi, perubahan tenaga kerja akan menjadi fungsi dari perubahan bersih daam jumlah investasi, dan bertujuan untuk meletakkan prinsip-prinsip umum yang digunakan untuk memperkirakan hubungan kuantitatif actual antara bersih kenaikan investasi dan peningkatan kerja agregat yang akan dihubungkan dengan itu. Sebelum membahas pengganda, untuk lebih mudah diperkenalkan terlebih dahulu konsep kecenderungan megkonsumsi marginal.

Keynes mendefinisikan pengganda sebagai “ratio pasti antara pendapatan investasi antara pendapatan dan investasi serta subyek penyederhanaan tertentu, antara jumlah pekerjaan dan tenaga kerja yang dipekerjakan pada investasi langsung”. Ratio ini “pasti” diberikan kepada beberapa kecenderungan mengkonsumsi, jika kecenderungan perubahan juga terjadi pada pengganda. Namun pada hal ini akan membahas mengenai perunahan-perubahan dalam tinkat investasi, sehingga diperlukan konsep kecenderungan mengkonsumsi marginal. Artinya, berapa proporsi peningkatan pendapatan akan dikonsumsi.  Perubahan pendapatan agregat sama dengan perubahan konsumsi ditambah perrubahan investasi.

Karena perubahan konsumsi tergantung pada perubahan dalam investasi. Karena perubahan konsumsi tergantung pada perubahan dalam investasi , kita dapat menhapus konsumsi dari persamaan. Perubahan dalam pendapatan agregat sama dengan pengganda investasi dikali perubahan investasi. Perhatikan bahwa pengganda investasi tidak sama dengan pengganda yang ditentukan diatas, yaitu tentang hubungan antara proporsi pendapatan yang dikonsumsi dan proprorsi yang diinvestasikan.

Multiplier investasi berkaitan dengan kecenderungan mengkonsumsi marginal, kecenderungan marginal mengkonsumsi adalah 1 dikurangi (satu dibagi dengan pengganda investasi). Berikut menunjukkanperubahan C= konsumsi, c = kecenderungan mengkonsumsi marginal, I = investasi, Y = pendapatan, k = pengganda investasi)

ΔC = c (ΔY) perubahan dalam konsumsi sama dengan kecenderungan mengkonsumsi marginal kali perubahan pendapatan)

ΔY = Kδi (perubahan pendapatan sama dengan pengganda investasi kali perubahan investasi)

ΔY = ΔC + ΔI (perubahan pendapatan juga sama dengan perubahan konsumsi ditambah perubahan investasi)

K Δ I= c (K Δ I) + ΔI (oleh karena itu, pengganda investasi kali perubahan investasi sama dengan kecenderungan konsumsi marginal kali pengganda investasi kali perubahan investasi)

KΔI – c (k ΔI) = ΔI

K Δ  I (1-c) = ΔI

1-c = 1 / k

C = 1-1 / k

Pada bagian berkutnya Keynes membahas hubungan antara investasi dan kahn pengali “pengganda kesempatan kerja, yang menyatak hubungan antara perubahan dalam lapangan kerja di industry barang-barang investasi (langsung berkaitan dengan perubahan dalam pengeluaran investasi) dan total aliran on pada perubahan dalam pekerjaan. Tidak ada alasan kedua pengganda akan sama, karena produksi di sector barang-barang investasi mungkin lebih (kurang) dari padat karya produksi di sector barang-barang konsumen.

Secara umum kenaikan pengeluaran investasi akan mempekerjakan oorang segera di industry barang-barang investasi dan memiliki efek pengganda yang memkerjakan beberapa tambahan beberapa orang di tempat lain dalam perekonomian. Jika orang mencoba untuk menghabiskan seluruh pendapatan mereka yang menigkat dipicu oleh peningkatan investasi, tanpa menyimpan apapun, “tidak aka nada titik stabilitas dan harga naik tanpa batas. Bahwa orng-orang sebenarnya tidak menghabiskan semua tambahan pendapatan mereka adalah klaim empiris – logis tidak perlu. Tapi dengan asumsi mereka meningkatkan tabungan dari pendapatan baru, pengganda memberitahu kita berapa banyak pendapatan tambahan yang diperlukan untuk membawa tabungan sejalan dengan investasi .

Proporsi pendapatan tambahan menghabiskan (yaitu kecenderungan mengkonsumsi marginal) adalah tuas dengan investasi yang bergerak agregat pendapatan dan kesempatan kerja: jika tinggi, sedikit awal investasitambahan akan meningkatkan lapangan kerja banyak, jika itu adalah rendah, dibutuhkan banyak investasi ynag memiliki dampak serius pada pekerjaan. Keynes berpendapat bahwadalam kenyataannya kecenderungan untuk mengkonsumsi lebih dekat denga satu daripada nol.

Reff :

http://scandalum.wordpress.com/2007/10/17/10-the-marginal-propensity-to-consume-and-the-multiplier/

http://www.marxists.org/reference/subject/economics/keynes/general-theory/ch10.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s