Kedua struktur meta teori versi FASB dan IASC, memiliki unsure-unsur yang mirip. Tetapi ada beberapa perbedaan prinsip dalam kedua model tersebut, yaitu :
 Pernyataan tujuan di FASB adalah pelaporan keuangan karena lingkup penerapan FASB adalah di amerika serikat yang mempertimbangkan karakteristik lingkunga. Tetapi di IASC tujuan pernyataannya adalah laporan keuangan dengan lingkup penerapan secara internasional sehingga karakteristik lingkungan local/Negara menjadi tidak relevan.
 Fokus utama tujuan pelaporan keuangan FASB adalah investor dan kreditor, sebagai pelaku utama di pasar modal Amerika. Sementara di IASC target pemakai dinyatakan secara umum, tidak focus pada kelompok tertentu karena harus mempertimbangkan karakteristik pelaku utama di berbagai Negara, dengan tingkatan pertumbuhan ekonomi yang berbeda, tingkatan kecanggihan pasar keuangan yang juga.
 Asumsi yang mendasari penyusunan laporan keuangan dan konsep modal dan mempertahankan modal secara eksplisit dinyatakan dalam IASC. Tetapi FASB tidak menyajikan kedua komponen konsep yang terpisah, karena kedua hal tersebut merupakan konsep dasar yang digunakan FASB dalam penjelasan, argument dan penalaran yang menyertai setiap komponen konsep.

Dengan memperhatikan beberapa perbedaan diatas, tampak bahwa struktur meta teori FASB lebih sempurna dibandingkan dengan IASC. FASB menggunakan penalaran yang lebih kuat serta penjelasan yang lebih lengkap untuk setiap konsepnya, sehingga FASB mempunyai nilai pendidikan.

>>>> ada sedikit cerita yang gue punya buat hari ini,,,,, dari jaman dulu sampe sekarang kalo namanya mahasiswa pasti pulang dari kampus!! Begitu jug ague,, seorang mahasiswa yang SEDIKIT teladan! Hihiihii…. karena  cuaca sore tadi gak mendukung, ujan gede + angin + petir jadinya gue pulangnya rada malem, dan masih seperti biasa gue pulang naik krl bogor – jakarta…katanya udah nyampe st. LA, tapi gue mikir dah, kenapa Cuma 2 stasiun aja lama banged datengnya, lagi2,,, alesan gue tadi bikin kreta lelet,,, ada gannguan persinyalan (katanya!!)… karena kreta yang dateng duluan krl ekonomi ya gue naik itu (padahal lagi bokek!! wekekekek)… haduuuhh.. sumpah penuh banged! tapi itu udah bukan hal luar biasa lagi siiih… secara Cuma 1500 udah nyampe mana2 *hahahha… dengan suasana kaya gini, biasalah… penyakit parno gue kambuh (gue suka negative thinking gitu deh ma orang yang ada disamping gue,, *sapa tau dia itu copet! Hoohoho…  diem2 selalu gue cek n ricek tu hape gue,, sapa tau ilang kand  bakalan marah mampuzZz kaka’ gue! Pas udah  naik angkot, gue buka tu hape yang tadi gue rasa ada 2 sms dari temen gue… iaaaapsss!!! Dua2nya sms dari tmn gue,,, tapi gue masih curiga nih ma sms yang satu, udah awalnya gue gak sms’an ma ni anak,, ditambah lagi kog awal2 kata sms’nya tuh gak kaya sms biasa… gini dah  isi sms’nya………………………

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

by number = 087857252zZz

Hay… nama q Renata Aulia Putri

Tau kan tragedy  SMA 44 Bekasi.

Aq mti bnuh diri, krna aq mrasa brslh atas

Kmtian cwok Q yg kclkaan wkt ingn

Mnjmput Q. Hbungn kmi sngt msra. Jk km

Ingn msra sprit Q hngga akhr hyt krm

Sms ni ke 10 tmnmu. Jk km tdk

Mngrimkn hbngn km akn ptus brsma

psngnmu & Q akn mncul jm 1 mlm saat

km tdr brsmmu dgn kain PCONG pnuh DARAH.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Kiranya seperti itu dah isinya…. WTF dah ni sms!! gue sih gak percaya ma yang kaya begituan, gue udah sering tuh gak forward sms kaya gtu,, dan nyatanya smpe sekarang juga gue gak kena tuh karma sms2 gak penting itu… apalagi tuh gue baca ada beberapa kata yang pgn bkin gue ketawa, kematian cowok lu apa hubungannya ma lu berdua mesra dah*haahaha… coba aja deh lu pikir! Gak nyambung amat! Ngpain deh bawa2 mesra segla.. apalagi kalo gak sms sejumlah yang ditullis itu gue bakalan putus ma cowok gue (boro2 putus!!! Cowok aja kgag ada…wkwkwkkwk,,, apanya yang mw putus dah?? Sandal jepit gue yang putus baru percaya gue! Hihiihi)

Nah yang terakhir nih,,,, yang kata bakal dateng jam 1 malem nemenin tidur yang sedikit gue khawatirin, masalahnya gue paling takut ma makhluk yang satu ini! Untung gue gak lagi d rumah gue di LA, bisa gak tidur beneran gue kalo disana…. Sambil ngapa2in, sambil gue mikir juga,,, perlu sms gak ya,, ia,,, kga,, ia,,, kga…. Eh kga deh…. Kurang kerjaan amad yak gue pikir…. Mau2 aj lu dikibulin sms kaya gitu!

Gue nanya dah tu ma temen gue anak bekasi,, eh dia malah gak tau ada SMA 44 Bekasi,, adanya SMA 4 Bekasi *katanya!…. karena gue penasaran (kurang krjaan sih sebenernye…hahahha!!!),,, finally, gue nanya dah tu ma om gue si google… baru gue ketik sedikit key word SMA 44, udh ada suggestion “tragedy SMA 44 Bekasi”,,, gue klik jug dah tu kata! Gue ambil beberapa yang ada hubungannya ma tadi tu yang gue search… but sebelum gue baca, gue masih searching tu website SMA 44 Bekasi ada ap gak? Eh ternyta kga ada, yasudahlaaaaaaaaaaaaaaaaaaah!! I don’t care!

Gue baca dah tu tadi yang ad hubungannya ma tragedy  SMA 44 Bekasi. Dan apakah anda tau apa yang saya temukan???? Ada blog yang bahas sms itu juga…. Isinya sama percissss,, Cuma nama, nope, jumlah sms n cara penulisan sms tentunya!! Songong dah tu kata gue,, untung gue gak jadi kirim sms nya,,, malu mampuzZzZzZzZz gue kalo sms k temen2 gue isinya begituan…. Hariii gini mesti pandai2 menaksir arti kata2,,, jangan Cuma diambil mentahnya aja dah! Lagi penghematan juga sih sebenernya! Hooho…. Yang jelas  KALO GAK PENTING GAK USAH! Wkwkwkwk… jangan mentang2 operator lu ngasih gratis sms truss sms yang kga2,,, iseng aje dah lu jadi orang! Hihiiihi

 

 

“Resep Kacang Telur”

Posted: July 18, 2010 in Uncategorized
Bahan yang diperlukan :
  • Kacang tanah kupas 400 gram
  • Bawang putih 10 siung, haluskan
  • Santan kental 200 ml
  • Tepung kanji 350 gram
  • Tepung maizena 85 gram
  • Garam 2 sendok teh
  • Ketumpar bubuk 1/4 sendok teh, sangrai
  • Kuning telur 3 butir
  • Telur ayam 1 butir
  • Air 200 ml
  • Kemiri 2 butir, sangrai, haluskan
  • Gula pasir 1 sendok makan
  • Minyak goreng 750 ml

Proses pembuatan :

  1. Sangrai kacang tanah kupas hingga matang, angkat dan dinginkan.
  2. Campur kacang tanah dengan bawang putih, garam, kemiri, gula pasir dan ketumbar. Aduk hingga rata.
  3. Tambahkan 3 butir kuning telur dan satu butir telur, aduk hingga rata.
  4. Tuangkan santan kental, aduk hingga adonan tercampur rata.
  5. Masukkan tepung maizena dan tepung kanji, aduk hingga tercampur rata.
  6. Pisahkan kacang yang sudah berbalut tepung agar tidak menggumpal.
  7. Goreng hingga matang dan warnanya kecokelatan. Angkat, tiriskan, sajikang Kacang telur gurih.

dari proses diatas menghasilkan 750 gram kacang telur yang gurih dan renyah..

KFC’s Secret Recipe

Posted: July 17, 2010 in Uncategorized

Here become the recipe

Before you cook the chicken it has to be marinated. The original way that the Colonel used to produce his chicken was to marinate it. The following marinate recipe is still used today at KFC for the crispy strips  which are marinated daily in 40 to 8- lbs at a time, however the amount of this marinade is only good for about 15 lbs of chicken.

The Kentucky fried chicken marinate :

  • 2 tablespoons potassium
  • 2 tablespoons kosher salt
  • 4 tablespoons MSG
  • 1/8 teaspoon garlic powder
  • 1/3 cup bottled chicken concentrate
  • 5 cups water

Mix all of the above and soak the chicken in the above to marinate for 24 hours under refrigeration.

The original recipe is not packaged in three different places. The way it is cooked and the process makes it taste like it has eleven herbs and spices when it reality there is not. The way it is done in the restaurant is using dried eggs and milk in the flour along with a box of breading salt and the seasoning bag and a bag of breading flour.

KFC ORIGINAL RECIPE :

  • 2 fryer chickens cut up into 8 pieces and marinated
  • 6 cups Crisco shortening
  • 1 egg well beaten
  • 2 cups milk
  • 2 cups flour
  • 2 teaspoons ground pepper
  • 3 tablespoons salt
  • 1 teaspoon MSG
  • 1/8 teaspoon garlic powder
  • 1 dash paprika

Place shortening into the pressure cooker and heat over medium heat to the shortening reaches 400 derajat Fahrenheit. In a small bowl, combine the eggs and milk. In a separate bowl, combine the remaining six dry ingredients. Dip each piece of chicken into the milk until fully moistened. Roll the moistened chicken in the flour mixture until well coated. In groups of four or five, drop the covered chicken pieces into the shortening and lock the lid, when pressure builds up cook for 10 minutes.

After the perfected his original he made a crispy recipe that was marinated first then fried the conventional way. This one is double dunked into the coating to give it its great taste.

KFC EXTRA CRISPY :

  • 1 whole frying chicken, cut up and marinated
  • 6-8 cups shortening for cooking
  • 1 egg, beaten
  • 1 cups milk
  • 2 cups all-purpose flour
  • 2 ½ teaspoons salt
  • ¾ teaspoons pepper
  • ¾ teaspoon MSG
  • 1/8 teaspoon paprika
  • 1/8 teaspoons garlic powder
  • 1/8 teaspoons baking powder

Trim any excess skin and fat from the chicken pieces. Preheat the shortening in a deep-fryer to 350 degree. Combine the beaten egg and milk In a medium bowl. In another medium bowl, combine the remaining coating ingredients (flour, salt, pepper and MSG). When the chicken has marinated, transfer each piece to paper towels so that excess liquid can drain off. Working with one piece at a time, first dip in egg and milk then coat the chicken with the dry floour mixture, then the egg and milk mixture again, and then back into the flour. Be sure that each piece is coated very generously. Stack the chicken on plate or cookie sheet until each piece has been coated. Drop the chicken one piece at a time into the hot shortening. Fry half of the chickens at a time (4 pieces) for 12-15 minutes, or until it is golden brown. You should be sure to stir the chicken around halfway through the cooking time so that each piece cooks evenly. Remove the chicken to a rack or towels to drain for about 5 minutes before eating.

Once he perfected his extra crispy he had customers who wanted it to be crispy and bold so he created his hot and spicy chicken. Here is his original recipe which has changed a bit in this day and age. It comes frozen and not prepared fresh in many stores.

Hot many spicy chickens :

  • 1 whole frying chicken, cut up and marinated
  • 6-8 cups shortening
  • 1 egg, beaten
  • 1 cup milk
  • 2 cup all-purpose flour
  • 2 ½ teaspoons salt
  • ¾ teaspoon white pepper
  • 1 teaspoon white pepper
  • ¾ teaspoon cayenne pepper
  • ¾ teaspoon MSG
  • 1/8 teaspoon garlic powder
  • 1/8 teaspoon baking powder

Trim any excess skin and fat from the chicken pieces. Preheat the shortening in a deep-fryer to 350 degrees. Combine the beaten egg and milk in a medium bowl. In another medium bowl, combine the remaining coating ingredients. When the chicken has marinated, transfer each piece to paper towels so that excess liquid can drain off. Working with one piece at a time, dip in egg and milk then coat the chicken with the dry flour mixture, coated very generously. Stack the chicken on a plate or cookie sheet until each piece has been coated. Drop the chicken, one piece at a time into the hot shortening. Fry half of the chicken at a time (4 pieces) for 12-15 minutes, or until it is golden brown. You should be sure to stir the chicken around halfway through the cooking time so that each piece cooks evenly.

The colonel deiced that wings were going to be a good thing to serve and so he decided to create fried wings that are very tasty. The honey barbecue wings are tasty. After they are made they are dripped into the honey barbecue dripping sauce. If you don’t want the honey barbecue wings just serve them as the regular wings.

KFC WINGS:

  • 6-8 cups shortening
  • 20 chicken wing pieces
  • 1 egg, Beaten
  • 1 cup milk
  • 2 cups all-purpose flour2 ½ teaspoons salt
  • ¾ teaspoon pepper
  • ¾ teaspoon MSG
  • 1/8 teaspoon paprika
  • 1/8 teaspoon garlic powder

If you are using frozen wings allow them to defrost and marinate. If you are using fresh wings you are going to want to take the wing and remove the flipper and then break them into two pieces and then marinate them. Combine the beaten egg with the milk in a small bowl. In another small bowl, combine the flour, salt, pepper, garlic powder, paprika and MSG. when shortening is hot, dip each wing first in the flour mixture, then into the milk and egg mixture, and back into the flour. Bread all the wings then refrigerate them until ready to use. When they are ready to be used fry them 6 at a time for 12 minutes. Remove from the shortening and allow them to drain for 3 minutes. For the barbecue ones dip in the barbecue sauce and serve.

The colonel also had a roasted chicken that was mighty tasty. The chicken was marinated also and then baked with his famous seasoning. The baking process was long it takes 4 hours to bake it. It is baked 225 for 2 hours till the internal tempt was at 175. But for you at home I have updated this to be baked at a hired temperature and be prepared in less time.

Tender roast :

  • Spice mix
  • 1/2 teaspoon salt
  • ½ teaspoon pepper
  • ½ teaspoon lemon pepper
  • ¼ teaspoon thyme
  • ¼ teaspoon paprika
  • 1/8 teaspoon garlic powder
  • 1/8 teaspoon MSG

Trim the excess fat from the chicken. Marinade the chicken in the mixture for 3 to 4 hours or overnight. Remove the chicken from the marinade and allow to dry. Sprinkle the chicken lightly with seasoning. Place on baking pan and bake at 325F for 1 to ½ hours till chicken is done. Allow to sit for 1 to 2 minutes then serve.

By the way, I have not try this recipe.. LOL

But, trust me… It’s not lie😀

Cause I’m copying from them :-p

Please try,, and Good Luck!!


1.Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
    menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
    menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaanya masing masing
  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

  • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  • Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  • Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia

  • Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  • Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  • Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  • Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  • Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  • Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  • Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  • Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan  kegotongroyongan.
  • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain
  • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
  • Suka bekerja keras.
  • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  • Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

PROBLEMS

Posted: November 19, 2009 in Uncategorized

Dari tabel pengeluaran agregat tersebut, titik GDP equilibrium terjadi pada saat GDP riil sebesar 175.

Net exports sejumlah -5d ari masing-masing GDP riil yang diperoleh dari exports-imports (10-15 = -5).

Dan jika jumlah exports tetap sebesar 10, tetapi impor mengalami penurunan sebesar 5 juta, maka net exports nya menjadi 0 di setiap GDP riil, yang menyebabkan bergesernya titik equilibrium dari GDP riil sejumlah 175 menjadi 200.

Untuk mengetahui jumlah angka pengganda dengan menggunakan MPC sebesar 0,8 yaitu :

MPC = 1-1/k

0,8 = 1-1/k

0.8k = k-1

0.8k-k = -1

-0.2k = -1

-2/10k = -1

-2k = -10

k = 5

Jadi besarnya angka pengganda yaitu 5.

TRUE OR FALSE

Posted: November 19, 2009 in Uncategorized

6) The lower the marginal propensity to consume, the larger is the multiplier (false)

Hal tersebut dikarenakan multiplier (pengganda) adalah besarnya kelipatan perubahan output akibat perubahan satu unit pengeluaran. Jadi kecenderungan konsumsi marginal akan semakin rendah jika semakin rendah pula tingkat multiplier-nya, dan begitu juga sebaliknya, konsumsi marginal akan meningkat apabila angka multiplier-nya meningkat.

KECENDERUNGAN KONSUMSI MARGINAL DAN PENGGANDA

Angka pengganda adalah ratio antara perubahan pendapatan nasional an output terhadap perubahan tingkat fungsi pengeluaran. Konseps pengganda pertama kali diperkenalkan ke dalam teori ekonomi oleh Mr. RF. Kahn dalam artikelnya tentang “Hubungan Dalam Investasi dan Penganguran” (Economic Journal, Juni 1931).

Argumennya dalam artikel ini tergantung pada gagasan fundamental bahwa, jika kecenderungan mengkonsumsi dalam berbagai situasi hipotetis adalah (bersama dengan kondisi tertententu lainnya) yang diambil seperti yang diberikan dan memhami moneter atau otoritas public lainnya untuk mengambil langkah-langkah untuk merangsang atau menghambat investasi, perubahan tenaga kerja akan menjadi fungsi dari perubahan bersih daam jumlah investasi, dan bertujuan untuk meletakkan prinsip-prinsip umum yang digunakan untuk memperkirakan hubungan kuantitatif actual antara bersih kenaikan investasi dan peningkatan kerja agregat yang akan dihubungkan dengan itu. Sebelum membahas pengganda, untuk lebih mudah diperkenalkan terlebih dahulu konsep kecenderungan megkonsumsi marginal.

Keynes mendefinisikan pengganda sebagai “ratio pasti antara pendapatan investasi antara pendapatan dan investasi serta subyek penyederhanaan tertentu, antara jumlah pekerjaan dan tenaga kerja yang dipekerjakan pada investasi langsung”. Ratio ini “pasti” diberikan kepada beberapa kecenderungan mengkonsumsi, jika kecenderungan perubahan juga terjadi pada pengganda. Namun pada hal ini akan membahas mengenai perunahan-perubahan dalam tinkat investasi, sehingga diperlukan konsep kecenderungan mengkonsumsi marginal. Artinya, berapa proporsi peningkatan pendapatan akan dikonsumsi.  Perubahan pendapatan agregat sama dengan perubahan konsumsi ditambah perrubahan investasi.

Karena perubahan konsumsi tergantung pada perubahan dalam investasi. Karena perubahan konsumsi tergantung pada perubahan dalam investasi , kita dapat menhapus konsumsi dari persamaan. Perubahan dalam pendapatan agregat sama dengan pengganda investasi dikali perubahan investasi. Perhatikan bahwa pengganda investasi tidak sama dengan pengganda yang ditentukan diatas, yaitu tentang hubungan antara proporsi pendapatan yang dikonsumsi dan proprorsi yang diinvestasikan.

Multiplier investasi berkaitan dengan kecenderungan mengkonsumsi marginal, kecenderungan marginal mengkonsumsi adalah 1 dikurangi (satu dibagi dengan pengganda investasi). Berikut menunjukkanperubahan C= konsumsi, c = kecenderungan mengkonsumsi marginal, I = investasi, Y = pendapatan, k = pengganda investasi)

ΔC = c (ΔY) perubahan dalam konsumsi sama dengan kecenderungan mengkonsumsi marginal kali perubahan pendapatan)

ΔY = Kδi (perubahan pendapatan sama dengan pengganda investasi kali perubahan investasi)

ΔY = ΔC + ΔI (perubahan pendapatan juga sama dengan perubahan konsumsi ditambah perubahan investasi)

K Δ I= c (K Δ I) + ΔI (oleh karena itu, pengganda investasi kali perubahan investasi sama dengan kecenderungan konsumsi marginal kali pengganda investasi kali perubahan investasi)

KΔI – c (k ΔI) = ΔI

K Δ  I (1-c) = ΔI

1-c = 1 / k

C = 1-1 / k

Pada bagian berkutnya Keynes membahas hubungan antara investasi dan kahn pengali “pengganda kesempatan kerja, yang menyatak hubungan antara perubahan dalam lapangan kerja di industry barang-barang investasi (langsung berkaitan dengan perubahan dalam pengeluaran investasi) dan total aliran on pada perubahan dalam pekerjaan. Tidak ada alasan kedua pengganda akan sama, karena produksi di sector barang-barang investasi mungkin lebih (kurang) dari padat karya produksi di sector barang-barang konsumen.

Secara umum kenaikan pengeluaran investasi akan mempekerjakan oorang segera di industry barang-barang investasi dan memiliki efek pengganda yang memkerjakan beberapa tambahan beberapa orang di tempat lain dalam perekonomian. Jika orang mencoba untuk menghabiskan seluruh pendapatan mereka yang menigkat dipicu oleh peningkatan investasi, tanpa menyimpan apapun, “tidak aka nada titik stabilitas dan harga naik tanpa batas. Bahwa orng-orang sebenarnya tidak menghabiskan semua tambahan pendapatan mereka adalah klaim empiris – logis tidak perlu. Tapi dengan asumsi mereka meningkatkan tabungan dari pendapatan baru, pengganda memberitahu kita berapa banyak pendapatan tambahan yang diperlukan untuk membawa tabungan sejalan dengan investasi .

Proporsi pendapatan tambahan menghabiskan (yaitu kecenderungan mengkonsumsi marginal) adalah tuas dengan investasi yang bergerak agregat pendapatan dan kesempatan kerja: jika tinggi, sedikit awal investasitambahan akan meningkatkan lapangan kerja banyak, jika itu adalah rendah, dibutuhkan banyak investasi ynag memiliki dampak serius pada pekerjaan. Keynes berpendapat bahwadalam kenyataannya kecenderungan untuk mengkonsumsi lebih dekat denga satu daripada nol.

Reff :

http://scandalum.wordpress.com/2007/10/17/10-the-marginal-propensity-to-consume-and-the-multiplier/

http://www.marxists.org/reference/subject/economics/keynes/general-theory/ch10.htm